Purwakarta — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menganiaya anaknya sendiri viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet. Peristiwa memilukan itu terjadi di salah satu desa di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Menurut keterangan warga sekitar, pelaku diduga nekat melakukan penganiayaan karena dilanda emosi usai ditinggalkan istrinya yang menggugat cerai dan pergi dari rumah. Anak yang seharusnya dilindungi justru jadi pelampiasan kemarahan sang ayah.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pria tersebut berulang kali menampar dan memukuli anaknya yang masih kecil sambil melontarkan kata-kata kasar. Suara tangisan korban terdengar jelas dalam video tersebut, yang kemudian diunggah oleh salah satu kerabat di media sosial untuk meminta bantuan publik.
Ketua RT setempat membenarkan adanya insiden itu. Warga yang mengetahui kejadian langsung melapor ke aparat kepolisian. Saat ini, pihak berwajib telah mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Motifnya diduga karena sakit hati kepada istrinya yang kabur, sementara anak yang ada di rumah malah jadi sasaran,” ujar salah satu petugas kepolisian.
Pihak Dinas Sosial juga sudah turun tangan untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Sementara kasus ini masih dalam proses hukum.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa anak tidak seharusnya menjadi korban dalam konflik rumah tangga. Banyak pihak menyerukan pentingnya mengedepankan komunikasi yang baik serta meminta bantuan pihak berwenang jika merasa tidak mampu mengendalikan emosi.