Tips Mengelola THR untuk Tabungan dan Pengeluaran dengan Baik

23 Jun 2025 | Penulis: dianwordsmith

Tips Mengelola THR untuk Tabungan dan Pengeluaran dengan Baik

PACMANNEWS.COM

Menjelang Lebaran, tunjangan hari raya (THR) wajib diberikan perusahaan kepada karyawannya. Jika sudah menerima tunjangan ini, setiap orang perlu cermat mengelolanya.

Dengan mengelola THR dengan cermat, pengeluaran di momen Lebaran bisa ditekan sehingga uang tidak hanya masuk dan pergi.

 

Oleh karenanya, berikut strategi-strategi yang bisa diterapkan untuk mengelola THR dengan cermat, mengaturnya agar cukup untuk belanja dan masih ada sisa untuk tabungan.

1. Alokasikan uang THR

Hal pertama yang bisa dilakukan setelah mendapat THR adalah mengalokasikannya dengan cermat.

Prioritas utama saat menerima THR adalah menunaikan kewajiban yang harus dibayar terlebih dahulu.

 

Ini termasuk pembayaran zakat bagi yang beragama Islam atau melunasi utang yang belum dibayar.

Mengalokasikan 10% dari THR untuk zakat adalah langkah yang bijak, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial.

Setelah kewajiban dibayarkan, langkah selanjutnya adalah menyisihkan sebagian THR untuk tabungan dan investasi.

Disarankan untuk mengalokasikan sekitar 20% dari total THR yang diterima. Di masa depan, tabungan ini dapat memberikan keamanan finansial dan memenuhi kebutuhan mendesak.

 

2. Membuat rencana belanja yang efektif

Sebelum berbelanja, penting untuk membuat daftar kebutuhan. Menyusun daftar ini membantu individu menentukan prioritas belanja yang harus dipenuhi selama Hari Raya.

 

Kebutuhan sehari-hari seperti makanan, pakaian, dan barang yang diperlukan lainnya harus dicatat dengan teliti.

Dengan memiliki daftar, pengeluaran dapat lebih terarah dan efisien, sehingga tidak memboroskan uang THR.

Selain itu, menetapkan batas anggaran belanja akan membantu menjaga pengeluaran uang THR agar tetap sesuai dengan rencana.

Memisahkan sejumlah dana untuk masing-masing kategori belanja memudahkan pengelolaan keuangan.

Misalnya, alokasikan anggaran tertentu untuk makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya.

Dengan cara ini, pengeluaran dapat dikontrol dan tidak mengakibatkan kebangkrutan setelah Hari Raya.

3. Metode 10-20-60-10

Menggunakan metode pembagian anggaran dapat sangat membantu dalam mengelola THR dengan tepat.

Misalnya, menerapkan rumus 10-20-60-10, di mana 10% untuk zakat, 20% untuk tabungan dan investasi, 60% untuk kebutuhan sehari-hari selama Hari Raya, dan 10% sebagai dana darurat.

Dengan cara ini, individu bisa memastikan semua pos pengeluaran terpenuhi dengan baik.

Walaupun, tidak ada salahnya untuk memberikan sedikit reward kepada diri sendiri. Sekitar 10% dari THR dapat dialokasikan untuk hiburan atau keperluan self-reward.

Namun, jika kamu memiliki utang, penting untuk fokus pada pelunasan utang tersebut terlebih dahulu.

Sisa dari alokasi pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari dapat digunakan untuk membayar utang atau cicilan yang belum lunas.

4. Manajemen finansial pasca THR

Setelah menerima dan mulai menghabiskan THR, penting untuk tetap disiplin mengikuti rencana keuangan yang telah dibuat.

Ini mencakup tidak melebihi anggaran yang sudah ditentukan sebelumnya dan melaksanakan setiap kategori pengeluaran sesuai dengan prioritas yang telah dirancang.

Dengan tetap disiplin, individu dapat menghindari kebangkrutan pasca Hari Raya.

Setelah penggunaan THR, melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap anggaran adalah langkah yang bijak.

Cobalah untuk merefleksikan pengeluaran dan menetapkan pengeluaran yang mungkin bisa diperbaiki di masa mendatang.

Dengan cara ini, individu bisa belajar dari pengalaman dan membuat rencana keuangan yang lebih baik untuk tahun berikutnya.

 

 

 


Komentar