Retreat Hari Pertama Kepala Daerah di IPDN, Gubernur Bali Merasa Nyaman Tidur di Barak

23 Jun 2025 | Penulis: rezafacts

Retreat Hari Pertama Kepala Daerah di IPDN, Gubernur Bali Merasa Nyaman Tidur di Barak

SUMEDANG, PACMANNEWS.COM – Para kepala daerah peserta Retreat Gelombang II resmi memulai hari pertama kegiatan di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Kegiatan yang digagas Kementerian Dalam Negeri ini dirancang untuk membentuk soliditas antarpemimpin daerah dan menyamakan visi pembangunan nasional.

Seusai bermalam di barak ala praja tanpa kehadiran ajudan, protokol atau dokumentasi, para peserta memulai aktivitas sejak subuh. Pukul 05.30 WIB, seluruh kepala daerah mengikuti senam pagi bersama, menciptakan semangat kebersamaan sejak awal.

Gubernur Bali Wayan Koster menjadi salah satu peserta retreat kepala daerah. Dia mengaku menikmati suasana baru yang jauh dari formalitas birokrasi.

“Nyaman, dingin kan udara luarnya dingin. Sangat nyaman. Kemarin jam 10 udah masuk kamar,” ujar Koster saat ditemui usai senam, Senin (23/6/2025).

Pengalaman tidur di barak tanpa fasilitas pendingin ruangan bukan menjadi masalah, bahkan terasa menyegarkan. Disiplin waktu pun mulai diterapkan sejak hari pertama, termasuk saat makan siang.

Koster juga membagikan pengalamannya soal jadwal makan yang sangat ketat.

“Oh waktu itu, waktu ketok pertama rupanya itu tanda mulai makan. Itu ketok kedua, belum selesai makannya. Nah hari ini harus tepat, harus kompak,” katanya sambil tersenyum.

Selain itu, dia mengaku siap menerima materi-materi retret yang dianggapnya sangat penting.

“Sangat siap, kalau itu sangat siap. Soalnya itu yang kita tunggu,” ucapnya.

Retreat Dihadiri 86 Kepala Daerah, Fokus Bangun Kolaborasi Pusat-Daerah

Retreat Gelombang II ini diikuti 86 kepala daerah dari seluruh Indonesia dan akan berlangsung hingga 26 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus membentuk kepemimpinan yang kolaboratif dan visioner.

Menteri Dalam Negeri berharap kegiatan ini bisa memperkuat komitmen bersama dalam membangun Indonesia dari daerah.
Dengan mengesampingkan fasilitas dan protokol resmi, para pemimpin diharapkan mampu lebih fokus pada nilai-nilai dasar pelayanan publik dan kepemimpinan yang bersahaja.


Komentar