TEHERAN, PACMANNEWS.COM - Iran menegaskan akan membalas serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas nuklirnya. Setiap negara diyakini akan melakukan pembalasan serupa jika berada di posisi Iran.
Hal itu disampaikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian kepada mitranya dari Prancis Emmanuel Macron dalam percakapan telepon, Minggu (22/6/2025).
Anda berada dalam kondisi seperti itu, apa yang akan Anda lakukan? Normalnya, mereka harus mendapat pembalasan atas serangan tersebut," kata Pezeshkian, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (23/6/2025).
Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Noel Barrot menegaskan, negaranya tidak terlibat dalam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
"Prancis prihatin dengan serangan yang dilakukan oleh AS terhadap tiga lokasi program nuklir Iran. Prancis tidak ikut serta dalam serangan tersebut maupun merencanakannya," kata Barrot, di media sosial X.
Prancis, kata dia, meminta semua pihak untuk menahan diri guna menghindari eskalasi apa pun yang bisa menyebabkan konflik meluas.
"Prancis yakin penyelesaian yang langgeng dari masalah ini memerlukan solusi yang dinegosiasikan dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Prancis tetap siap untuk berkontribusi pada upaya ini bersama para mitra," ujarnya.