Negara-Negara Teluk Tempat Pangkalan AS Ketar-ketir Serangan Balasan Iran, Berlakukan WFH

23 Jun 2025 | Penulis: anisyaberita

Negara-Negara Teluk Tempat Pangkalan AS Ketar-ketir Serangan Balasan Iran, Berlakukan WFH

AMMAN, PACMANNEWS.COM - Negara-negara Teluk sadar betul Iran akan membalas serangan Amerika Serikat (AS) atas fasilitas nuklirnya. Oleh karena itu, negara-negara Teluk yang memiliki pangkalan militer AS mulai menerapkan kesiagaan tinggi.

Bahrain, salah satu negara yang menjadi tuan rumah pangkalan AS, meminta 70 persen pegawai negeri sipil (PNS) untuk bekerja dari rumah (WFH) sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Bukan hanya itu, pemerintah Bahrain juga meminta warganya untuk menghindari aktivitas di luar ruangan sebisa mungkin.

"Mengingat perkembangan terkini dalam situasi keamanan kawasan, kami mengimbau warga dan penduduk untuk menggunakan jalan utama hanya jika diperlukan guna menjaga keselamatan publik," bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Bahrain, melalui posting-an di media sosial X, dikutip Senin (23/6/2025). 

Selain itu, pengosongan jalan dari aktivitas warga akan memberika ruang lebih luas bagi otoritas yang bertugas selama masa darurat ini.

Hasan Alhasan, peneliti senior kebijakan Timur Tengah Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS), mengatakan kepada Al Jazeera, risiko konflik terbuka antara AS dan Iran bisa menjerumuskan kawasan ke dalam konflik yang menghancurkan dan berpotensi berlarut-larut.

"Meskipun perang sejauh ini telah terkendali dalam permusuhan langsung antara Israel dan Iran, keterlibatan langsung AS merupakan ambang batas kritis yang berisiko menyeret negara-negara Teluk," ujarnya.

Dia menyoroti tiga negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, yakni Bahrain, Kuwait, dan Qatar.

Selain negara Teluk, AS diketahui memiliki pangkalan di negara Timur Tengah lainnya seperti Irak dan Suriah.

 


Komentar