JAKARTA, PACMANNEWS.COM - Dewan Kehormatan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoadmojo berharap tercipatanya kesepakatan damai antara Israel dan Iran. Dia mengingatkan, tidak ada pemenang di dalam sebuah peperangan.
Hal ini dikutip Kardinal Suharyo dari pernyataan pimpinan-pimpinan gereja katolik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam bersamaan dengan seruan dari ICRP menyikapi eslakasi kedua negara tersebut yang semakin meningkat.
"Saya mengutip pimpinan Pimpinan Gereja Katolik, Yang seringkali mengatakan, di dalam perang tidak ada pemenang," ucap Kardinal Suharyo di Gedung Graha Oikumene PGI, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025).
"Kalaupun merasa menang secara militer, tetapi tetap tidak ada yang menang Karena apa? Karena ini semua adalah kekalahan terhadap kemanusiaan. Kita semua mengharapkan damai," tuturnya.
Seruan kedamaian ini juga disampaikan Paus Leo XIV ketika pertama kali terpilih menjadi Paus, di mana ucapannya adalah semoga damai Tuhan selalu menyertai.
"Tetapi, rupa-rupanya ucapan-ucapan seperti itu hanya lenyap begitu saja, entah ditelan apa. Yang terjadi adalah eskalasi perang yang semakin lama semakin besar," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Uskup Agung Indonesia ini mengutarakan perasaan sedihnya melihat Iran dan Israel masih terus terlibat perang. Dia meyakini, perasaan ini tidak hanya dirasakan olehnya saja, tapi seluruhnya.
"Karena apa? Saya membayangkan akibat dari perang ini atau perang manapun itu adalah penderitaan. Saya membayangkan berapa banyak anak yang kehilangan orang tuanya, saya membayangkan berapa banyak orang-orang sakit atau korban dari perang yang akan menderita," kata Kardinal Suharyo.
Tak hanya itu, Suharyo juga tidak bisa membayangkan trauma seperti itu pasti sangat dahsyat dialami oleh saudara-saudara yang terlibat atau yang menderita karena perang ini.
"Saya berharap tentu saja para pemimpin negara sungguh-sungguh memperhatikan pengalaman-pengalaman yang traumatis seperti ini. Sangat lama penyembuhannya, kalau bisa sembuh," tuturnya.