9 Ciri Ciri Mengidap Penyakit Kuning dan Cara Mengatasinya

22 Jun 2025 | Penulis: silvapost

9 Ciri Ciri Mengidap Penyakit Kuning dan Cara Mengatasinya

9 Ciri Ciri Mengidap Penyakit Kuning dan Cara Mengatasinya

Penyakit kuning, atau dikenal sebagai ikterus, adalah kondisi medis yang ditandai dengan perubahan warna kulit, putih mata, dan membran mukosa menjadi kekuningan. Perubahan ini terjadi akibat peningkatan kadar bilirubin dalam darah, yaitu pigmen kuning yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah. Normalnya, bilirubin diproses oleh hati dan dibuang melalui tinja atau urine.

Namun, gangguan pada fungsi hati, saluran empedu, atau proses metabolisme dapat menyebabkan penumpukan bilirubin, sehingga memicu gejala penyakit kuning. Kondisi ini dapat dialami oleh semua usia, meskipun lebih sering ditemukan pada bayi baru lahir.

Penyakit kuning dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti gangguan hati (hepatitis, sirosis), penyumbatan saluran empedu (batu empedu, tumor), atau penghancuran sel darah merah yang berlebihan (anemia hemolitik). Gejala yang menyertai meliputi urine berwarna gelap, tinja pucat, rasa lemas, dan nyeri perut bagian atas. Penanganan penyakit kuning bergantung pada penyebabnya, mulai dari terapi cahaya untuk bayi, obat-obatan untuk infeksi, hingga pembedahan untuk mengatasi penyumbatan.

Diagnosis dan perawatan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius, seperti gagal hati atau kerusakan permanen pada organ tubuh. Meski sering terjadi pada bayi, penyakit ini juga dapat dialami oleh orang dewasa. Berikut ini adalah ciri-ciri umum penyakit kuning dan langkah-langkah penanganannya.

Ciri-Ciri Mengidap Penyakit Kuning

  1. Perubahan Warna Kulit dan Mata

    Warna kulit dan bagian putih mata berubah menjadi kuning. Tingkat kekuningan tergantung pada kadar bilirubin dalam darah.

  2. Urine Berwarna Gelap

    Tingginya kadar bilirubin menyebabkan warna urine berubah menjadi lebih pekat atau kuning tua.

  3. Kotoran Berwarna Pucat

    Penurunan kadar bilirubin dalam empedu bisa membuat warna tinja menjadi lebih pucat.

  4. Kulit Terasa Gatal

    Penumpukan zat tertentu dalam darah akibat gangguan fungsi hati dapat memicu rasa gatal yang tidak nyaman.

  5. Kelelahan dan Lemah

    Penderita sering merasa lemah dan kelelahan, karena gangguan metabolisme tubuh.

  6. Demam atau Panas Dingin

    Beberapa kasus penyakit kuning disertai dengan demam, terutama jika disebabkan oleh infeksi hati.

  7. Nyeri Perut Bagian Atas

    Gangguan pada hati atau saluran empedu dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian kanan atas.

  8. Penurunan Nafsu Makan

    Gangguan pada sistem pencernaan sering membuat penderita kehilangan nafsu makan.

  9. Pembengkakan di Perut

 

Pada kasus tertentu, penyakit kuning disertai dengan pembengkakan akibat cairan yang menumpuk di rongga perut.

Penyebab Utama Penyakit Kuning

Penyakit kuning dapat dipicu oleh berbagai kondisi, seperti:

  1. Gangguan fungsi hati, termasuk hepatitis dan peradangan hati.

  2. Obstruksi saluran empedu, seperti adanya batu empedu atau tumor.

  3. Anemia hemolitik, yang menyebabkan penghancuran sel darah merah secara berlebihan.

  4. Kondisi genetik seperti sindrom Gilbert.

  5. Pseudojaundice, yang disebabkan oleh konsumsi berlebihan makanan kaya beta-karoten.

     

Cara Mengatasi Penyakit Kuning

  • Penanganan Medis

    • Fototerapi untuk bayi yang baru lahir dengan kadar bilirubin tinggi.
    • Pembedahan untuk mengatasi obstruksi saluran empedu.
    • Obat antivirus atau steroid untuk hepatitis.
  • Perubahan Gaya Hidup

    • Mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti bayam, daging merah, dan kacang-kacangan untuk anemia.
    • Hindari konsumsi alkohol yang berlebihan untuk menjaga fungsi hati.
    • Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan kesehatan organ hati.
  • Pencegahan

    • Mendapatkan vaksinasi lengkap untuk mencegah infeksi hati.
    • Menjaga pola makan sehat dengan mengurangi makanan tinggi lemak dan gula.
    • Meminum obat sesuai resep dokter untuk menghindari komplikasi.

Segera periksakan diri ke dokter jika gejala penyakit kuning disertai dengan:

  • Penyebaran warna kuning yang semakin intens.

  • Demam tinggi dan rasa lesu.

  • Nyeri hebat pada perut.

  • Gejala lain seperti penurunan berat badan yang drastis atau muntah.

Penyakit kuning memerlukan perhatian khusus untuk mencegah komplikasi serius seperti kerusakan otak pada bayi atau gagal hati pada orang dewasa. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat diatasi secara efektif.

 

Komentar