Profil Temasek Holdings yang Diakui Prabowo Jadi Contoh Danantara

21 Jun 2025 | Penulis: mellanynews

Profil Temasek Holdings yang Diakui Prabowo Jadi Contoh Danantara

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengakui pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meniru keberhasilan Singapura dalam mengelola Dana Kekayaan Negara melalui Temasek Holdings. Pernyataan ini, dia sampaikan langsung di hadapan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.

"Prestasi lain Singapura yang kami tiru dengan bangga adalah Dana Kekayaan Negara yang anda miliki, Temasek. Beberapa bulan lalu, kami memulai Dana Kekayaan Negara kami sendiri, yang kami sebut Danantara," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama pada rangkaian Leaders’ Retreat perdana antara Indonesia dan Singapura, di Parliament House, Singapura, Senin, 16 Juni 2025.

Prabowo menuturkan, jika dalam kehidupan di sekolah, tidak diizinkan untuk mencontek pekerjaan rumah teman, namun dalam kehidupan nyata, diperbolehkan untuk meniru praktik terbaik yang disebutnya adalah meniru dengan bangga (copy with pride).

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan keinginannya terkait kolaborasi antara Tamasek dan Danantara. "Kami menantikan kolaborasi erat antara Temasek dan Danantara, khususnya di sektor energi terbarukan, kawasan industri berkelanjutan, serta pengembangan wilayah Batam, Bintan, dan Karimun dalam sektor energi rendah karbon dan infrastruktur penting," kata Prabowo

Danantara yang dibentuk sebagai dana abadi strategis milik Indonesia, dikatakan Prabowo sebagai energi masa depan Indonesia. Inisiatif ini mengedepankan investasi jangka panjang untuk generasi mendatang, termasuk proyek transisi energi bersih dan pembangunan kawasan industri ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Prabowo pun menjelaskan arti nama Danantara yang berarti kekuatan masa depan Indonesia, yang ditujukan bahwa investasi tersebut untuk generasi masa depan Indonesia.

Prabowo yang disambut dengan pemberian anggrek ungu jenis Paraphalaenopsis dari nama sang Ibu, Dora Sigar Soemitro, sebagai penghormatan, kemudian berkelakar untuk menirunya juga, dan berharap tidak ada hak cipta untuk itu. 

"Saya kembali mendapat kehormatan dengan upacara pemberian nama anggrek khusus. Mungkin kita harus meniru ini juga. Saya harap tidak ada hak cipta. Apakah ada hak cipta? Tapi saya pikir itu bentuk penghormatan tertinggi, bukan? Jika Anda ditiru, itu berarti Anda pasti melakukan sesuatu yang baik," kata Prabowo.

Profil Temasek Holdings

Temasek Holdings (Private) Limited atau Temasek, merupakan BUMN Singapura yang didirikan pada 1974, didukung oleh 13 kantor di sembilan negara, Temasek memiliki portofolio senilai S$389 miliar per 31 Maret 2024, terutama di Singapura dan seluruh Asia.

Dikutip dari laman Temasek, Sebanyak 53 persen dari nilai total tersebut terdiri dari perusahaan yang berkantor pusat di Singapura. Jumlah itu disusul oleh 13 persen dari perusahaan di Cina, 17 persen dari benua Amerika, dan 10 persen dari Eropa, Timur Tengah dan Afrika, 5 persen dari India dan 2 persen dari Asia Pasific.

Dilansir dari laman resmi Temasek, portofolio global Temasek terdiri dari sektor transportasi dan industri, layanan keuangan, telekomunikasi, media dan teknologi, konsumen dan real estat, serta ilmu hayati dan agropangan.

BUMN ini didirikan berdasarkan Undang-Undang Perusahaan Singapura pada tahun 1974 untuk memiliki dan mengelola secara komersial investasi dan aset yang sebelumnya dimiliki oleh pemerintah. Temasek menjelaskan, hal tersebut memungkinkan Kementerian Keuangan untuk fokus pada peran utamanya dalam pembuatan kebijakan dan regulasi, sementara Temasek bertugas memiliki dan mengelola investasi secara komersial.

Pemegang saham tunggal Temasek adalah Menteri Keuangan Singapura. Merujuk Undang-Undang Menteri Keuangan Singapura tahun 1959, Menteri Keuangan Singapura adalah badan hukum.


Komentar