Kejuaran Formula E dengan Teknologi Terbaru GEN3 EVO Meluncur di Jakarta, Simak Jadwalnya!

21 Jun 2025 | Penulis: aininews

Kejuaran Formula E dengan Teknologi Terbaru GEN3 EVO Meluncur di Jakarta, Simak Jadwalnya!

JAKARTA – Aksi Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E kembali menggelegar di Jakarta untuk Putaran 12 Musim 11.

Sebanyak 22 pembalap kelas dunia akan menjajal mesin terbaru GEN3 Evo di aspal Indonesia untuk pertama kalinya, menjanjikan musim yang sangat kompetitif untuk kejuaraan mobil listrik ini.

Lintasan jalanan yang dirancang khusus menghadirkan elemen terbaik balapan jalanan di Pantai Ancol – taman terbesar di Asia Tenggara yang menyambut sekitar 40.000 pengunjung setiap hari.

Tikungan dengan kemiringan unik, undulasi, gundukan, serta kombinasi sektor teknis dan kecepatan tinggi akan menjadi ujian nyata.

Sirkuit sepanjang 2,37 km dengan 18 tikungan dimulai dengan sektor awal yang sempit setelah lurus panjang di garis start/finish.

Ada banyak ruang untuk manuver di tikungan kanan Turn 1 sebelum pembalap memasuki serangkaian tikungan mengalir yang melewati Ancol Beach City.

Sektor terakhir adalah kompleks rumit setelah tikungan kanan cepat di Turn 12 dan lurus panjang menuju tikungan hairpin sibuk di Turn 13.

Tikungan kiri yang canggung di Turn 18 menutup putaran dengan akselerasi kuat di lurus utama.

Pengembangan sirkuit ini bertujuan meninggalkan warisan abadi di kota, menghidupkan kembali Pantai Ancol, dan memicu kebangkitan pariwisata pasca-pandemi.

Acara ini menandai kembalinya Formula E ke Indonesia – terakhir kali seri ini digelar di jalanan Jakarta pada Musim 9 (2023-24).

Pihak berwenang kota juga menargetkan lokasi ini sebagai pusat inovasi seiring Indonesia menuju transisi penuh ke kendaraan listrik pada 2050.

Sarinah Jakarta E-Prix 2025 dimulai pukul 15:05 waktu setempat (08:05 UTC) pada Sabtu, 21 Juni.

Kunjungan Terakhir di Jakarta

Kunjungan perdana Formula E ke Jakarta pada 2022 membawa 22 pembalap kelas dunia ke wilayah baru.

Kerumunan besar dan rekor penonton TV langsung menyaksikan akhir balapan yang menegangkan, dengan tiga pembalap melintasi garis finish dalam satu detik.

Mitch Evans (Jaguar TCS Racing) berhasil menahan Jean-Éric Vergne dan Edoardo Mortara untuk meraih kemenangan ketiganya di Musim 8.

Kembalinya kejuaraan pada musim 9 menandai double-header pertama Jakarta, menghadirkan dua kali lipat kegembiraan di lintasan.

Balapan pembuka dimenangkan Pascal Wehrlein dari Porsche, mengalahkan Jake Dennis (saat itu bersama Avalanche Andretti Formula E Team).

Maximilian Günther dari Maserati MSG Racing meraih posisi ketiga setelah start dari Pole Position Julius Bär – momen bersejarah sebagai pole pertama Maserati di balap single-seater sejak 1958.

Günther segera meningkatkan prestasinya pada hari Minggu dengan meraih kemenangan keempatnya di Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E dan yang pertama dengan livery biru ikonik Maserati.

Kemenangan ini menjadi kali pertama logo trisula legendaris naik ke podium teratas kejuaraan single-seater sejak kemenangan Juan Manuel Fangio di Grand Prix Jerman 1957, menuju gelar Formula Satu tahun itu.

Maximilian Günther, No. 7, DS PENSKE, mengatakan: “Saya sangat antusias kembali ke Jakarta. Sirkuit ini menyimpan kenangan spesial, terutama setelah kesuksesan dua tahun lalu dengan dua pole position dan satu kemenangan.”

“Balapan di Indonesia selalu luar biasa — lintasannya hebat, dan panas ekstrem menambah tantangan.”

“Kami datang dengan momentum bagus dan ingin memberikan akhir pekan yang kuat. Saya menantikan balapan di depan penggemar Indonesia yang penuh semangat, yang selalu memberikan sambutan luar biasa.”


Komentar