Bocoran Data 16 Miliar Password Guncang Dunia Kripto, Apa yang Terjadi?

21 Jun 2025 | Penulis: nugrojurnal

Bocoran Data 16 Miliar Password Guncang Dunia Kripto, Apa yang Terjadi?

Kekhawatiran melanda komunitas kripto setelah tim peneliti mengungkapkan kebocoran yang melibatkan 16 miliar password dan kredensial login. Kebocoran ini mencakup berbagai platform internet, dari media sosial hingga bank dan layanan VPN. Keamanan digital menjadi sorotan utama, terutama dengan seringnya terjadi peretasan dalam dunia kripto.

Simak informasi lengkapnya di sini!

Penemuan Kebocoran Data Besar

Menurut laporan dari Cybernews, tim peneliti perusahaan tersebut menemukan 30 set data yang terpapar, dikumpulkan oleh pencuri informasi. “Ini bukan sekadar kebocoran, tapi sebuah cetak biru untuk eksploitasi massal,” kata analis.

Dengan lebih dari 16 miliar catatan login yang terpapar, para penjahat siber kini memiliki akses tak terbatas ke kredensial pribadi yang dapat digunakan untuk pengambilalihan akun, pencurian identitas, dan phishing yang sangat ditargetkan.

Kebocoran ini mencakup data yang baru dan tampaknya bersumber dari kerumunan, yang menyiapkan panggung untuk kejahatan di masa depan. Kebocoran ini bukan hasil dari satu peretasan besar, melainkan kumpulan dari banyak pelanggaran kecil yang seringkali menargetkan layanan cloud.

Respon Komunitas Kripto

Komunitas kripto sangat khawatir dengan pengembangan ini. Jika password yang bocor seberagam yang diklaim laporan, apakah ini termasuk frasa benih atau login bursa? Pengguna kripto perlu mempertanyakan keamanan token mereka.

Paolo Ardoino, CEO Tether USDT mempromosikan proyek baru perusahaannya untuk melindungi password pengguna: “Awan telah gagal kita. Lagi. 16 miliar password baru saja bocor. Saatnya meninggalkan awan.”

Meskipun ada banyak kepanikan atas insiden ini, penting untuk diingat bahwa ini disebut sebagai kebocoran besar, bukan peretasan, karena tidak ada satu terobosan yang memaparkan password ini. Kredensial ini dikumpulkan melalui serangkaian pelanggaran kecil.

Langkah Keamanan yang Dapat Dilakukan

Pengguna yang tidak menyimpan password di cloud mungkin lebih terlindungi dari kebocoran ini. Bagi komunitas kripto, beberapa langkah keamanan dasar, seperti menyimpan frasa benih Anda tertulis di kertas, dapat sepenuhnya mencegah pencurian.

Namun, insiden ini merupakan pengingat bahwa pengguna kripto harus tetap waspada terhadap kemungkinan peretasan. Penting untuk mengadopsi praktik keamanan yang lebih baik dan mempertimbangkan solusi keamanan alternatif yang tidak bergantung pada penyimpanan cloud tradisional.

Keamanan multi-faktor dan penggunaan dompet keras (hardware wallet) juga disarankan untuk meningkatkan keamanan aset kripto.


Komentar