Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah pembekuan sementara layanan Worldcoin (WLD) dan WorldID, proyek crypto besutan CEO OpenAI Sam Altman, usai menemukan kejanggalan dalam data registrasi perusahaan pengelolanya.
Adapun, dua entitas yang menaungi layanan tersebut, yakni PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara, tercatat menggunakan informasi pendaftaran yang tidak konsisten.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar menyatakan bahwa penghentian ini bertujuan mencegah potensi risiko terhadap masyarakat.
“Kalau ada layanan digital yang memakai identitas badan hukum lain tanpa izin resmi, itu sudah masuk pelanggaran berat,” kata Alexander.
Sebelumnya, otoritas perlindungan data Brasil juga telah memerintahkan penghentian operasional Worldcoin.
Pasalnya, negara itu menilai pemberian insentif crypto sebagai imbalan untuk pemindaian biometrik berpotensi memengaruhi persetujuan secara sadar dari masyarakat, terutama mereka yang rentan secara ekonomi.