Jakarta, Pacman News – Pada tanggal 19 Juni 2025, bursa Korea Upbit menambahkan token RAY ke dalam pasangan perdagangan KRW dan USDT, yang memicu lonjakan harga hampir 50%.
Kenaikan harga yang dipicu oleh berita tersebut berhasil menghentikan tren penurunan Raydium RAY selama 35 hari, meskipun belum mampu menembus level resistensi.
Per 19 Juni, RAY sedang mencoba untuk menembus garis resistensi diagonal dan horizontal demi menuju target harga di angka $3. Mari kita analisis grafiknya untuk melihat apakah kemungkinan tersebut bisa terjadi.
Raydium Price Prediction: Harga RAY Menguat
Dilansir dari CCN (19/6), analisis pada time frame harian menunjukkan bahwa harga RAY telah bergerak turun mengikuti garis tren resistensi menurun sejak 14 Mei.
Selama penurunan tersebut, harga juga sempat menembus ke bawah area horizontal di $2.250, yang sebelumnya berfungsi sebagai level support.
Lonjakan harga RAY per 19 Juni, yang dipicu oleh listing di Upbit, sempat mendorong harga menembus resistensi diagonal dan horizontal.
Namun, kenaikan ini tidak mampu dipertahankan, terlihat dari terbentuknya upper wick yang panjang (ikon merah). Meskipun kenaikan ini merupakan sinyal positif, kegagalannya untuk bertahan menunjukkan sinyal bearish.
Meski begitu, pergerakan harga secara keseluruhan tetap menunjukkan kecenderungan bullish. RAY membentuk pola double bottom yang didukung oleh bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence/Divergence (MACD) (warna oranye).
Dengan demikian, analisis pada time frame harian memberikan proyeksi bullish untuk RAY, yang mengindikasikan bahwa harga kemungkinan besar akan berhasil menembus level resistensi tersebut dalam waktu dekat.
Raydium Price Prediction: Apa Selanjutnya untuk RAY?
Meskipun pergerakan harga saat ini menunjukkan kecenderungan bullish, pola gelombangnya (wave count) mengindikasikan bahwa kenaikan RAY bersifat korektif.
Hal ini disebabkan karena penurunan harga setelah 15 Mei membentuk pola lima gelombang turun (warna merah), yang kemungkinan merupakan gelombang A dalam pola koreksi A-B-C (warna hitam).
Jika perhitungan ini tepat, maka RAY diperkirakan akan menyelesaikan gelombang B di dalam area resistensi Fibonacci retracement 0.5–0.618, yaitu antara $2.90 hingga $3.12.
Setelah itu, kemungkinan besar akan terjadi lagi pergerakan turun sebagai bagian dari gelombang C.
Lebih lanjut, meski harga RAY melonjak setelah listing di Upbit, namun kenaikan tersebut tidak berhasil dipertahankan. Pola gelombang (wave count) menunjukkan bahwa lonjakan ini bersifat korektif, tetapi harga masih berpotensi naik menuju kisaran $2.90 – $3.10 sebelum kembali mengalami penurunan.