Pakar Blockchain Bantah Klaim CZ yang Sebut Satoshi Nakamoto AI Masa Depan

20 Jun 2025 | Penulis: tariupdate

Pakar Blockchain Bantah Klaim CZ yang Sebut Satoshi Nakamoto AI Masa Depan

Seorang pakar blockchain Shanaka Anslem Perera menanggapi pernyataan eks-CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) yang menyebut pencipta Bitcoin (BTC) Satoshi Nakamoto adalah kecerdasan buatan (AI) dari masa depan.

Sebaliknya, Perera justru menilai semua bukti masih sangat kuat menunjukkan pencipta Bitcoin itu adalah manusia.

Menurutnya, jejak dokumen yang ditinggalkan Nakamoto mengindikasikan ia hanya menggabungkan riset-riset sebelumnya, seperti Bit Gold, B-money, Hashcash, dan EC-dsa. Untuk itu, Perera menyebut Bitcoin adalah hasil perkembangan pemikiran manusia, bukan karya teknologi dari masa depan.

“Ini merupakan hasil evolusi dari pemikiran manusia, bukan AI canggih dari masa depan,” tulis Perera dalam unggahan di X, Selasa (13/05).

Selain itu, ia juga menambahkan Nakamoto sering memperlihatkan kebiasaan manusia seperti salah ketik, campuran ejaan Inggris dan Amerika, serta waktu unggahan yang konsisten dengan waktu sore hari di Inggris.

“Itu lebih mirip seorang coder yang kelelahan, bukan AI serba tahu,” lanjut Perera.

Di sisi lain, pria asal Sri Lanka itu juga menjelaskan teknologi pada 2008 silam belum cukup canggih untuk menjalankan kecerdasan buatan yang sangat kompleks secara diam-diam.

Sementara itu, ide-ide dalam whitepaper Bitcoin juga sangat relevan dengan perdebatan ekonomi pada era 2000-an, bukan visi futuristik. Maka dari itu, kemungkinan besar Satoshi adalah sosok manusia, bukan AI masa depan.


Komentar