Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund: Semangat Menyala vs Reputasi Kelas Dunia

20 Jun 2025 | Penulis: kevinlapor

Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund: Semangat Menyala vs Reputasi Kelas Dunia

PACMANNEWS.COM - Mamelodi Sundowns dan Borussia Dortmund akan saling berhadapan pada matchday kedua Grup F Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan ini akan digelar di TQL Stadium, Cincinnati, Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 23.00 WIB. Laga ini menjanjikan benturan antara semangat menyala dan reputasi kelas dunia.

Sundowns datang dengan spirit tinggi setelah meraih kemenangan perdana atas Ulsan Hyundai. Gol tunggal Iqraam Rayners menjadi pembeda dalam laga ketat tersebut, sekaligus membuka harapan besar bagi perwakilan Afrika Selatan itu. Di sisi lain, Dortmund tengah mencari pijakan setelah tampil mengecewakan kontra Fluminense.

Status unggulan Eropa tak menjamin jalan mulus bagi Dortmund. Tim asuhan Niko Kovac dibayangi tekanan tinggi dari publik dan media. Kekalahan atau hasil seri lain bisa membuat peluang mereka menipis di fase grup yang kompetitif ini.

Musim Domestik Gemilang, Panggung Dunia Menantang

Mamelodi Sundowns menunjukkan dominasi mutlak di kompetisi lokal. Mereka merengkuh gelar Liga Utama Afrika Selatan untuk kali kedelapan secara beruntun, unggul 12 poin dari Orlando Pirates. Di bawah asuhan Rulani Mokwena, Masandawana tampil konsisten dan efisien.

Musim ini juga menjadi momentum kebangkitan mereka di kancah kontinental. Sundowns menembus final Liga Champions CAF untuk pertama kalinya sejak 2016, meski akhirnya kalah agregat 2-3 dari Pyramids FC. Namun performa mereka mengundang respek dan jadi modal penting untuk tampil di panggung global.

Tak kalah penting, prestasi ini juga berdampak secara finansial. Partisipasi di Piala Dunia Antarklub memberi pemasukan sekitar $11,55 juta atau setara Rp189 miliar—jauh melampaui hadiah juara Liga Champions CAF yang berkisar $5 juta atau sekitar Rp82 miliar. Uang dan nama besar jadi kombinasi motivasi di Cincinnati.

Dortmund Butuh Jawaban

Hasil imbang tanpa gol melawan Fluminense membuka banyak ruang kritik untuk Dortmund. Bermain dalam cuaca buruk dan kondisi lapangan yang sulit, mereka tampil jauh dari kata meyakinkan. Gregor Kobel harus berjibaku menjaga gawang, pertanda tekanan lebih banyak datang dari lawan.

Minimnya kreativitas dan tumpulnya lini depan membuat Dortmund harus introspeksi. Kritik dari penggemar dan media Jerman menguat, mempertanyakan kesiapan tim menghadapi turnamen internasional ini. Kovac dituntut segera mencari solusi, bukan sekadar alasan.

Laga kontra Sundowns menjadi momen pembuktian. Dortmund punya materi pemain mumpuni, dari pengalaman Marco Reus hingga energi baru Jamie Bynoe-Gittens. Dengan status unggulan, hanya kemenangan yang bisa mengangkat kembali nama mereka di mata publik.

 

Komentar