Hasil Investigasi Unila terkait Diksar Maut Mahepel, Ada Kekerasan Fisik dan Psikis

20 Jun 2025 | Penulis: ramanewsroom

Hasil Investigasi Unila terkait Diksar Maut Mahepel, Ada Kekerasan Fisik dan Psikis

BANDAR LAMPUNG, PACMANNEWS.COM – Universitas Lampung (Unila) secara resmi mengungkap temuan praktik kekerasan dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) yang diadakan Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel). Hasil investigasi internal menunjukkan adanya pelanggaran berat yang dilakukan oleh panitia, senior dan alumni terhadap para peserta.

“Hasil investigasi ditemukan adanya praktik kekerasan fisik dan psikis yang merendahkan martabat peserta Diksar Mahepel,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof Sunyono, Kamis (19/6/2025).

Menurut Sunyono, tim investigasi yang dibentuk oleh universitas telah melakukan wawancara dengan peserta, panitia, alumni, serta pihak fakultas terkait. Tim juga menelusuri bukti lapangan serta dokumen internal dan eksternal.

“Tindakan kekerasan mencakup pencelupan kepala ke lumpur, pemukulan, pemaksaan aktivitas ekstrem dalam kondisi tidak aman serta penghinaan verbal,” katanya.

Tak hanya itu, hasil temuan menunjukkan adanya keterlibatan aktif alumni dan senior sebagai pelaku langsung atau pihak yang membiarkan terjadinya kekerasan. Praktik itu dinilai bertentangan dengan nilai-nilai keselamatan, pembinaan dan etika pendidikan.

Investigasi juga menemukan adanya kelalaian struktural di tingkat fakultas, terutama dalam hal pengawasan dan verifikasi kegiatan mahasiswa di luar kampus.

“Kami mencatat lemahnya supervisi dari Wakil Dekan III, pembiaran oleh Dosen Pembina Lapangan (DPL) serta absennya pengawasan formal dari institusi,” ujar Sunyono.

Sementara itu, organisasi mahasiswa (Ormawa) penyelenggara dinilai tidak kooperatif. Tim menyebut adanya penolakan pemberian data, penghindaran klarifikasi serta tertutupnya akses dokumen kegiatan yang relevan.

“Seluruh temuan ini menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap ketentuan hukum dan kebijakan internal Universitas Lampung,” ucapnya.


Komentar