Jakarta, Pacman News – Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia hari ini, 20 Juni 2025, tercatat berada di kisaran Rp8.818 (setara $0.5371), berdasarkan data dari CoinMarketCap. Meski mengalami sedikit penurunan dalam 24 jam terakhir, antusiasme terhadap Pi Coin tetap tinggi di tengah berbagai pembaruan penting yang sedang berlangsung.
Salah satunya adalah peluncuran fitur baru KYC yang mempermudah proses verifikasi identitas pengguna, serta spekulasi hangat menjelang Pi2Day pada 28 Juni mendatang, di mana komunitas menanti potensi listing di Binance dan peluncuran aplikasi ekosistem baru. Dinamika ini menjadikan Pi Network salah satu aset crypto paling banyak diperbincangkan oleh investor Indonesia minggu ini.
Berapa Harga 1 PI di Indonesia Hari Ini?
Gambar di atas menampilkan data terkini harga Pi Network (PI) dari CoinMarketCap, yang sedang berada di angka $0.5371, mengalami penurunan harian sebesar 0.67%. Selama 24 jam terakhir, harga PI bergerak dalam rentang $0.524 hingga $0.545, menunjukkan volatilitas yang relatif moderat menjelang peluncuran mainnet resminya.
Kapitalisasi pasar Pi Network saat ini berada di kisaran $4.01 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam anjlok hampir 47% menjadi $51.82 juta—mengindikasikan penurunan aktivitas transaksi di tengah kekhawatiran investor. Jumlah suplai yang beredar baru mencapai 7.47 miliar PI dari total maksimal 100 miliar PI, dengan rasio volume terhadap market cap sebesar 1.29%.
Grafik harga 1 hari menunjukkan tren yang fluktuatif, dengan fase tekanan jual signifikan pada malam hari tanggal 19 hingga 20 Juni, sebelum kembali pulih di pagi hari, namun tidak mampu mempertahankan momentum hingga siang hari.
Di sisi lain, sentimen komunitas masih tergolong positif, dengan 88% suara menunjukkan optimisme (bullish) terhadap Pi, meski diwarnai sejumlah isu. Seperti yang diberitakan oleh akun laucrypto, pengguna menghadapi berbagai kendala teknis dalam proses migrasi menuju mainnet yang dijadwalkan pada 28 Juni 2025, termasuk masalah KYC dan kegagalan 2FA.
Secara keseluruhan, grafik ini mencerminkan ketidakpastian pasar menjelang peluncuran besar, di mana sentimen positif bersaing dengan kekhawatiran teknis—menjadikan Pi Network sebagai aset yang sangat menarik untuk dipantau dalam waktu dekat.
Fitur Baru KYC: Sinkronisasi Status untuk Permudah Verifikasi
Pi Network baru saja meluncurkan fitur terbaru yang memperbarui sistem Know Your Customer (KYC) mereka, yang sebelumnya menuai keluhan dari para pengguna karena banyaknya gangguan teknis.
Kini, telah tersedia tombol “Synchronize Status on Mining App” yang memungkinkan pengguna menyinkronkan status KYC antara aplikasi PiApp dan PiBrowser secara otomatis. Inovasi ini dihadirkan untuk menyelesaikan permasalahan sinkronisasi data yang selama ini menjadi hambatan besar bagi banyak pengguna dalam menyelesaikan proses KYC.
Fitur ini sangat berguna terutama bagi pengguna yang statusnya sudah “KYC Passed” di aplikasi KYC namun belum tercermin di aplikasi penambangan. Dengan satu kali klik, sinkronisasi data akan dilakukan agar seluruh sistem mengenali status terbaru pengguna.
Hal ini mempercepat proses migrasi akun pengguna sebelum peluncuran mainnet pada 28 Juni mendatang. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan tim Pi Network dalam meningkatkan pengalaman pengguna di tengah tekanan menjelang peluncuran penuh jaringan.