Roket Starship buatan SpaceX mengalami kegagalan kembali saat uji coba ketiga kalinya pada Selasa (27/05). Akan tetapi, perusahaan milik Elon Musk ini masih optimis dan mendesak penerbangan roket tanpa awak tersebut tahun depan.
Penyebab terjadinya kegagalan tersebut diakibatkan adanya kebocoran, kehilangan kendali, dan membuatnya hancur usai terjun ke bumi. Peristiwa ini menandakan kapal luar angkasa tersebut masih memerlukan penyempurnaan yang lebih mutakhir.
"Kebocoran menyebabkan hilangnya tekanan tangki utama selama fase pantai dan masuk kembali. Banyak data bagus untuk ditinjau," tulis Musk di platform X.
Diketahui, Musk mengklaim bahwa dalam uji coba kali ini ditemukan banyak kemajuan yang signifikan. Seperti, pelindung panas pada alas roket tidak hilang saat terjadi ledakan.
Sebagai informasi, Starship diharapkan menjadi alat transportasi bagi manusia untuk dapat mengunjungi planet Mars dan membawanya kembali. Proyek ambisius ini juga akan mengikutsertakan robot buatan Tesla ke planet tersebut di tahun 2026.