Menurut Standard Chartered, perusahaan jasa keuangan multinasional, sebanyak 61 perusahaan terdaftar di publik kini menjadi pemegang 3% pasokan Bitcoin di dunia, dengan jumlah perusahaan tersebut telah mengakuisisi Bitcoin hingga 100.000 koin dalam 2 bulan terakhir.
Head of Digital Asset Research Standard Chartered Geoff Kendrick mengatakan bahwa dari 61 perusahaan tersebut, jika digabungkan akan sentuh kepemilikan lebih dari 673.897 Bitcoin.
Sementara itu, laju pembelian perusahaan terbesar masih dipimpin oleh Strategy (MSTR) yang saat ini memiliki 582.000 Bitcoin. Bahkan, jika ditambah XXI sebesar 31.500 Bitcoin, Galaxy Digital Holdings 12.830, Metaplanet 7.800 Bitcoin, sampai Next Technology memiliki 5.833 Bitcoin.
Maka, jumlah Bitcoin dari perusahaan tersebut telah melebihi 600 ribu koin. Bahkan angka tersebut terus bertambah dengan 56 perusahaan lainnya.
Selain itu, Kendrick menyebut hal ini telah membuktikan bahwa Bitcoin semakin populer sebagai aset perbendaharaan perusahaan. Namun, ia tetap mengingatkan adanya potensi risiko adopsi perusahaan yang terlalu masif.
Lalu, volatilitas Bitcoin berpotensi mendorong harga Bitcoin di bawah harga pembelian rata-rata, di mana ada 50% perusahaan melakukan pembelian rata-rata di atas US$90.000.