Pendiri Ethereum (ETH) Vitalik Buterin mengatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) memiliki peran tersendiri. Ia menyebut bahwa kegunaan AI sangat bergantung dengan keahliannya.
Buterin menyoroti peran AI yang berpotensi menggantikan posisi manusia. Melihat industri AI yang kian cepat, ia mengatakan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi bagian dari evolusi manusia.
Meski demikian ia percaya bahwa AI tidak akan menjadi pesaing manusia, justru sebagai pendamping atau pelengkap untuk menyelesaikan pekerjaan manusia di masa mendatang.
“Saya pikir kita akan memasuki mode menarik di mana ini bukan lagi tentang AI versus manusia, tetapi AI plus manusia,” ujar Buterin melansir ETH Prague Conference, Minggu (29/05).
Selain itu, Buterin mengakui bahwa di beberapa sektor tertentu, AI menjadi lebih unggul dibanding manusia pada umumnya.
Salah satunya, sistem AI semakin efektif dalam meringkas preferensi manusia, memprediksi perilaku, dan memperkirakan hasil berdasarkan sejumlah data.