Polri akan bangun 118 dapur umum untuk program makanan gratis

19 Jun 2025 | Penulis: onenews

Polri akan bangun 118 dapur umum untuk program makanan gratis

Jembrana, Bali PACMANNEWS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 118 dapur khusus atau yang dikenal dengan nama Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

"Keberadaan SPPG Polri ini merupakan sumbangsih kita dalam melaksanakan program MBG yang digagas Bapak Presiden Prabowo Subianto," katanya saat meresmikan SPPG Polri di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa.

Ia menyebutkan saat ini Polri telah mengoperasikan 12 SPPG dan 21 SPPG lainnya masih dalam proses verifikasi. Ia menambahkan, saat ini sedang dibangun dapur umum tambahan, tetapi tidak menyebutkan jumlahnya.

Kapolri menekankan pentingnya seluruh pemangku kepentingan MBG untuk mematuhi standar mutu makanan dan bahan baku secara ketat guna mencegah terjadinya keracunan makanan.

"Kami akan berupaya untuk memperhatikan mutu makanan secara saksama guna mencegah terjadinya keracunan," tegasnya.

Ia menambahkan, pendirian SPPG Polres Jembrana ini sejalan dengan target Polda Bali yang menargetkan sebanyak 10 dapur umum pada tahun ini.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menginformasikan, SPPG yang baru diresmikan ini diharapkan dapat melayani kebutuhan gizi hingga 3.500 siswa di 11 sekolah.

Ia mengatakan, pembangunan dapur umum ini sudah dimulai sejak Februari 2025 dengan menggunakan dana dari koperasi kepolisian.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan, hingga saat ini program MBG telah menjangkau 4,97 juta penerima manfaat melalui 1.785 SPPG di seluruh Indonesia.

Berbicara di Jakarta pada hari Senin, ia mengatakan bahwa dapur umum membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dengan mempekerjakan sekitar 68 ribu pekerja—lebih dari 60 persen di antaranya adalah perempuan berusia 30 hingga 50 tahun.

Ia juga menekankan perlunya meningkatkan jumlah SPPG untuk memenuhi target Presiden Prabowo untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat pada akhir tahun.


Komentar