Polisi berperan penting dalam pembangunan ekonomi: menteri

19 Jun 2025 | Penulis: onenews

Polisi berperan penting dalam pembangunan ekonomi: menteri

Jakarta PACMANNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Kepolisian Negara (Polri) memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Kementerian Perekonomian, Rabu, Airlangga mengatakan kepolisian berperan dalam menjaga stabilitas situasi dalam negeri dan keamanan masyarakat.

"Stabilitas politik dan keamanan merupakan prasyarat kemajuan bangsa. Peran strategis kepolisian adalah menciptakan rasa aman, kepastian hukum, dan mengawal pembangunan ekonomi di tanah air," imbuhnya.

Hal itu disampaikannya secara virtual dalam Rapat Kerja Teknis Fungsi Reserse Kriminal Polri Tahun 2024 di Bali.

Ia menjelaskan, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan kepolisian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah dan Polri telah berkolaborasi dalam beberapa program, seperti keamanan siber nasional, Program Kartu Prakerja (PraKerja), penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta stabilisasi harga pangan.

Mereka juga bekerja sama untuk memantau kejahatan transnasional, mengawasi Proyek Strategis Nasional (PSN), dan mendukung perdagangan dalam negeri.

Dalam pertemuan tersebut, Hartarto juga menyampaikan mengenai fundamental ekonomi terkini yang terus membaik dan mendukung upaya pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Dana Moneter Internasional (IMF) juga telah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di atas proyeksi pertumbuhan global dan rata-rata negara berkembang pada 2024–2025.

Prospek ekonomi yang baik tersebut dapat dilihat dari konsumsi dan investasi yang terus tumbuh, keyakinan konsumen yang terus berlanjut, pertumbuhan penjualan eceran yang positif, kinerja sektor manufaktur yang ekspansif, dan pertumbuhan kredit yang mencapai dua digit, kata Hartarto.

"Dalam kondisi tersebut, pemerintah akan terus memantau dan memitigasi dampak dinamika ekonomi global," imbuhnya.

Ia mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dalam kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.


Komentar