Matcha Sebabkan GERD sampai Masuk UGD, Apakah Benar? Ini Penjelasan Dokter

19 Jun 2025 | Penulis: Fastnews

Matcha Sebabkan GERD sampai Masuk UGD, Apakah Benar? Ini Penjelasan Dokter

Jakarta: Beberapa bulan belakang, kita diramaikan kasus seseorang dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) karena mengonsumsi matcha. Apakah benar matcha dapat menyebabkan GERD hingga masuk UGD?

Matcha sendiri merupakan teh hijau yang dikenal oleh banyak orang. Matcha mengandung antioksidan dan kafein yang tinggi, teh ini dapat memberikan dorongan energi yang seimbang tanpa rasa gelisah yang sering dikaitkan dengan kopi. 

GERD atau gastroesophageal reflux disease adalah penyakit yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala GERD bisa berupa sensasi perih di dada dan perut, rasa pahit di mulut, nyeri ulu hati, mual, dan sulit menelan.

Menurut dr. Imelda Maria Loho, Sp.P.D., Subsp.G.E.H.(K), FINASIM. selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi Rumah Sakit Pondok Indah, efek samping matcha yang menyebabkan GERD memang sama dengan teh dan kopi.

"Mekanismenya itu adalah dia mudah membuat katup antara kerongkongan dan lambung terbuka," ungkap dr. Imelda dalam temu media bersama RSPI di Jakarta, Rabu, 18 Juni 2025.
 
Ia menambahkan bahwa katup antara kerongkongan dan lambung seharusnya hanya terbuka saat ada makanan masuk ke dalam. Namun, pada pengidap GERD, bisa terbuka sewaktu-waktu, di mana akibatnya memicu naiknya asam lambung.
 
"Pada keadaan GERD, katup tersebut sewaktu-waktu terbuka, sehingga asam lambungnya lolos dan asam lambungnya naik. Akhirnya ada rasa tidak nyaman di tenggorokan seperti asam dan pahit di mulut," jelas dr. Imelda.
 
Namun, apakah matcha benar-benar dapat membuat seseorang dilarikan ke UGD? Menurut dr. Imelda, bisa saja, jika mengonsumsi matcha dalam jumlah yang berlebihan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat GERD.
 
Jadi, dr. Imelda mengimbau untuk tetap membatasi mengonsumsi matcha, layaknya kopi dan teh. Meskipun efeknya tidak secepat kopi, tetapi matcha turut mengandung kafein. Kafein sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.

Menurut dr. Imelda, takaran yang disarankan memang berbeda-beda. Namun, beberapa sumber ahli menyarankan membatasi mengonsusi matcha sekitar satu hingga dua cangkir per hari saja.

Matcha juga mengandung katekin, yang mencegah penyerapan zat besi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum matcha sebelum dan sesudah makan, terutama jika kamu menderita anemia.

Komentar