Jakarta: Beberapa bulan belakang, kita diramaikan kasus seseorang dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) karena mengonsumsi matcha. Apakah benar matcha dapat menyebabkan GERD hingga masuk UGD?
Matcha sendiri merupakan teh hijau yang dikenal oleh banyak orang. Matcha mengandung antioksidan dan kafein yang tinggi, teh ini dapat memberikan dorongan energi yang seimbang tanpa rasa gelisah yang sering dikaitkan dengan kopi.
GERD atau gastroesophageal reflux disease adalah penyakit yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala GERD bisa berupa sensasi perih di dada dan perut, rasa pahit di mulut, nyeri ulu hati, mual, dan sulit menelan.
Menurut dr. Imelda Maria Loho, Sp.P.D., Subsp.G.E.H.(K), FINASIM. selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi Rumah Sakit Pondok Indah, efek samping matcha yang menyebabkan GERD memang sama dengan teh dan kopi.
Menurut dr. Imelda, takaran yang disarankan memang berbeda-beda. Namun, beberapa sumber ahli menyarankan membatasi mengonsusi matcha sekitar satu hingga dua cangkir per hari saja.
Matcha juga mengandung katekin, yang mencegah penyerapan zat besi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum matcha sebelum dan sesudah makan, terutama jika kamu menderita anemia.