Pemerintah Jerman kehilangan potensi keuntungan setelah menjual 49.858 Bitcoin (BTC) hasil sitaan senilai US$2,3 miliar pada tahun 2024, di mana harga Bitcoin saat itu berada di rata-rata US$57.900 per koin.
Adapun wallet yang dimiliki pemerintah Jerman pertama kali menjual 6.500 Bitcoin senilai US$425 juta. Di mana, Bitcoin yang dimiliki Jerman sejak awal berjumlah 50.000 Bitcoin. Lalu, Jerman menjual 49.858 Bitcoin sisanya.
Menurut Arkham Intelligence, jika Jerman menahan kepemilikan Bitcoin sampai hari ini, mereka mungkin akan memperoleh keuntungan hingga US$5,24 miliar atau Rp37 triliun.
Terlebih, Bitcoin telah naik lebih dari 80% sejak penjualan tersebut, yang kini berada di level US$106.000, Rabu (21/05).
Pendiri Arkham Intelligence Miguel Morel mengatakan pola penjualan pemerintah Jerman ini menunjukkan transaksi tergesa-gesa yang tidak dioptimalkan untuk dampak pasar terkecil dan profitabilitas terbaik.
Namun, hal ini bukan yang pertama kalinya, pemerintah AS sempat menjual 195.091 Bitcoin dalam beberapa lelang selama dekade terakhir, yang jika disimpan hingga saat ini nilainya US$20 miliar.
Saat artikel ini ditulis, Bitcoin berada di level US$107.306 dengan kenaikan selama 24 jam terakhir 1,19%, menurut CoinMarketCap, Rabu (21/05).