Features | Lupa Pernah Beli Bitcoin, Insinyur Ini Kaget Kala Nilainya Tembus Rp14 M

19 Jun 2025 | Penulis: Fastnews

Features | Lupa Pernah Beli Bitcoin, Insinyur Ini Kaget Kala Nilainya Tembus Rp14 M

Kristoffer Koch, seorang insinyur asal Norwegia, pertama kali mengenal Bitcoin (BTC) pada 2009 ketika sedang menulis tesis masternya tentang enkripsi. Karena penasaran, ia memutuskan membeli 5.000 BTC hanya dengan modal sekitar US$27 atau sekitar Rp400 ribu.

Kala itu, Bitcoin belum dikenal seperti saat ini, sehingga Koch pun lupa kalau ia pernah membelinya. Namun, pada 2013, saat Bitcoin mulai ramai diberitakan dan nilainya melambung, ia baru teringat akan wallet digitalnya.

Setelah berhasil mengakses kembali akun Bitcoin miliknya, Koch terkejut saat mengetahui investasinya telah tumbuh menjadi lebih dari US$880.000 atau setara Rp14,2 miliar. Ia kemudian menjual sebagian kepemilikan tersebut dan membeli apartemen mewah di kawasan elit Oslo.

Seandainya Kock tidak menjual sebagian Bitcoinnya pada tahun 2013, kini nilainya lebih fantastis mencapai US$522,5 juta atau Rp8,5 triliun, dengan kisaran harga saat ini, yakni US$104.5000 per keping, Senin (02/06).

Meski begitu, Koch sudah meraih kebebasan finansial dari investasi yang dulunya dianggap sepele. Kisahnya menunjukkan investasi kecil pada teknologi baru bisa berbuah besar, meski hasilnya penuh ketidakpastian.


Komentar