JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online berinisial F mendapat order kirim paket narkoba jenis sabu dari daerah Cengkareng, Jakarta Barat untuk diantarkan ke Serpong, Tangerang Banten, pada Rabu 18 Juni 2025.
Menurut F, dirinya menerima order dari seseorang berinisial E dengan paket yang berbalut kardus di Jalan Sahabat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Saat dalam perjalanan, ia merasa curiga paket yang dibawa adalah narkoba.
"Saya curiga terus telepon teman, akhirnya sama teman diarahin untuk menepi dan telepon Polsek Cengkareng buat sama-sama buka," ujar F, Kamis (19/6/2025).
Tak lama kemudian, temannya datang dan beberapa anggota kepolisian pun tiba di tempat ia menepi di daerah Cengkareng. Ketika dibuka, di dalam bungkus biskuit ada dua klip sabu dengan berat kurang lebih satu gram.
"Terus saya sempat diteleponin terus sama penerimanya, saya alasan ban bocor sehingga telat antar," jelasnya.
Sementara itu, Agus rekan F mengatakan, dirinya menjadi orang pertama yang ditelepon oleh driver ojol tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian dan rekannya bersama-sama datang ke lokasi untuk menangkap penerima.
"Tapi kata teman saya yang ojol itu penerima di Serpong, perumahan mewah gitu, karena kata si penerima suruh titip ke security, tapi security enggak mau buka suara siapa penerima aslinya atas nama Andre. Sudah diinterogasi bilangnya enggak tahu itu security," ungkapnya.
Setelah tak mendapati penerima, barang bukti tersebut dibawa lagi oleh penyidik ke Polsek Cengkareng guna penyelidikan lebih lanjut.
"Kasihan teman saya si ojol ini, harus keluar bensin, buang waktu dan enggak dibayarkan," tandasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom membenarkan adanya pengemudi ojol mendapat orderan mengantar sabu. Namun, karena barangnya terlalu lama sampai, akhirnya pelaku atas nama Andre melarikan diri dan tidak dapat ditemukan.
"Benar, akhirnya kami masih selidiki ini, semalam terlalu lama di perjalanan jadi penerima ini curiga," kata Parman.