Bank Dunia Revisi, Jumlah Penduduk Miskin RI Tembus 194 Juta

19 Jun 2025 | Penulis: Fastnews

Bank Dunia Revisi, Jumlah Penduduk Miskin RI Tembus 194 Juta

World Bank dalam laporan June 2025 Update to the Poverty and Inequality Platform (PIP) mengungkapkan bahwa sebanyak 68,2% atau setara 194 juta dari total masyarakat Indonesia masuk kategori miskin pada tahun 2024.

Adapun saat ini World Bank telah mengubah perhitungan garis kemiskinan ke Purchasing Power Parity (PPP) 2021, di mana sebelumnya menggunakan perhitungan PPP 2017.

Saat ini, World Bank merilis angka garis kemiskinan internasional menjadi US$3 per orang dalam satu hari, di mana angka tersebut naik dari US$2,15 melalui perhitungan lama. Sementara itu, negara berpenghasilan menengah berada di pendapatan sebesar US$4,20 per orang perhari.

Maka, berdasarkan data Poverty and Inequality Platform World Bank dengan perhitungan PPP 2021, garis kemiskinan Indonesia hanya naik sebesar US$8,30, dengan persentase penduduk miskin naik 68,2% dari total populasi pada tahun 2024. Sedangkan, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan Susenas 2024 Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 285,1 juta.

Oleh karena itu, Indonesia yang telah masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah atas sejak 2023 lalu, dengan pendapatan nasional bruto Indonesia sebesar US$4.580 per kapita.

Dengan demikian, berdasarkan standar Bank Dunia, 68,2% penduduk Indonesia tergolong kategori miskin sebanyak 194,4 juta orang.


Komentar