Jakarta, Pacman News – Grok, chatbot AI buatan Elon Musk melalui perusahaannya xAI, menjadi sorotan setelah memberikan jawaban yang berlawanan dengan posisi politik dan pernyataan publik Musk sendiri. Dalam berbagai interaksi, Grok menyebut Elon Musk sebagai salah satu penyebar misinformasi terbesar di platform X, platform media sosial yang juga dimiliki oleh Musk.
Ketika ditanya, “Siapa penyebar misinformasi terbesar di X?” Grok menjawab bahwa Musk “sering diidentifikasi sebagai salah satu penyebar utama.” AI tersebut merujuk pada laporan yang menyebutkan 87 unggahan Musk pada tahun 2024 tentang pemilu AS diberi label menyesatkan oleh pemeriksa fakta, dengan total penayangan mencapai 2 miliar kali.