Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mendarat di Bandara Abdurahman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk kunjungan ke Blitar, Rabu (18/6/2025).
Sejumlah agenda putra sulung Joko Widodo (Jokowi) selama di Blitar yakni menghadiri Pembukaan Bazaar Blitar Djadoel, meninjau implementasi Program Cek Kesehatan Gratis, dan ziarah ke makam Sukarno.
Sebanyak 481 personel disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja Gibran.
Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo, menyatakan pengamanan dibagi dalam sektor strategis mulai dari ring 1 hingga ke pengamanan jalur.
"Termasuk ke pengamanan terbuka dan tertutup. Semua personel telah dibekali protap pengamanan VVIP," tuturnya.
Berikut tiga fakta kunjungan Gibran ke Blitar:
Ziarah Makam Bung Karno
Gibran didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Forkopimda berziarah ke makam Presiden pertama RI, Ir. Sukarno.
Mantan Wali Kota Solo tersebut mengingatkan peran Bung Karno sebagai proklamator Republik Indonesia.
"Dengan mengingat jasa-jasa Bung Karno, kita sebagai generasi muda, harus lebih semangat lagi untuk membangun bangsa ini," ungkapnya, Rabu, dikutip dari pacmannews.com.
Diketahui, Gibran berziarah pukul 07.00 WIB dan menjadi agenda pertamanya dalam kunjungan ke Blitar.
Kunjungan ke UMKM
Gibran kemudian menghadiri pembukaan Bazar Blitar Djadoel di Alun-alun Kota Blitar.
Ia melihat pameran produk UMKM asal Blitar dan mengapresiasi acara yang digelar untuk memeriahkan bulan Bung Karno.
"Saya kira, ini (Bazar Blitar Djadoel) luar biasa sekali di Blitar. Ini menjadi ajang pameran produk kerajinan dan UMKM lokal," tuturnya.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengucapakan terima kasih ke Gibran dan sejumlah pejabat yang berkunjung ke Blitar.
"Semoga, ke depan, acara ini semakin ramai. Karena Kota Blitar terus bertumbuh pada sektor perdagangan. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kedatangannya di Kota Blitar," katanya.
Mahasiswa Diadang Paspampres
Beredar video mahasiswa diadang Paspampres saat membentangkan poster di jalan yang dilewati Gibran, Rabu (18/6/2025) siang.
Diduga dua mahasiswa membentangkan poster yang berisi kritikan terhadap Wakil Presiden RI.
Wakil Kepala Polres Blitar Kota, Kompol Subiyantana, menyatakan tak ada penangkapan dan petugas hanya mengamankan iring-iringan Wakil Presiden.
"Informasinya tiga mahasiswa itu membawa poster mau menerobos rombongan Wakil Presiden itu sehingga dihalau untuk dipinggirkan."
"Ketiganya sekarang sudah pulang. Wong cuma dihalau, suruh minggir. Kalau VVIP kan harus steril," bebernya.